Register Login

Museum Husni Thamrin

MH Thamrin, namanya membahana, terkenal di mana-mana sampai dijadikan salah satu nama jalan di ibukota. Jalan MH Thamrin salah satu jalan raya paling padat oleh bisnisnya kota ini. Siapakah MH Thamrin? Mengapa ia dijadikan pahlawan nasional oleh Presiden Soekarno? Mayoritas warga Jakarta mengetahui hanya namanya saja tapi tidak semua orang mengenalnyasecara mendalam.

MH Thamrin lahir di Kampung Sawah Besar, 16 Februari 1984. Ayahnya, Thamrin Mohamad Thabrie, pernah menjadi Wedana Batavia tahun 1908. Memulai karier sebagai pegawai magang di Residen Batavia dan pegawai klerk di perusahaan pelayaran KPM, MH Thamrin duduk di Dewan Kota (Gemeenteraad, 1919-1941) lalu di Dewan Rakyat (Volksraad, 1927-1941). Ada yang berkata bahwa antara ia dengan Bung Karno adalah sehati. Jika Bung Karno selalu membicarakan permasalahan makro seperti ideologi negara, sosial kemasyarakatan negara, dan sebagainya sedangkan MH Thamrin selalu berbicara perihal hal-hal makro.

Seperti hargaa beras naik lagi, mengapa perumahan elit Menteng yang didahulukan perkembangannya, mengapa rakyat kecil semakin termiskinkan dan lain-lain. Untuk mengenang perjuangan MH Thamrin, pada 1960 Bung Karno meresmikan MH Thamrin sebagai pahlawan nasional. Dan menggunakan rumah peninggalannya sebagai museum. Dahulu bangunan tersebut dihibahkan oleh MH Thamrin untuk kegiatan pergerakan nasional Indonesia menuju kemerdekaan.

Lalu gedung menjadi Sekretariat Permufakatan Perhimpunan-Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI) dan dikenal sebagai Gedung Permufakatan. Jika anda ingin mengunjungi museum ini, anda harus berjalan kaki dari depan Jalan Kenari dan letaknya lumayan jauh. Sayangnya, museum ini tidak berada di pinggir jalan besar. Namun, jika anda sudah menemukannya, arsitektur bangunan tidak akan mengecewakan. Dengan seni arsitektur khas Betawi, bangunan ini terdiri dari satu lantai.

Dimulai dengan patung MH Thamrin di antara ondel-ondel Betawi lalu beranjak pada kronologis sejarah kehidupan MH Thamrin dari kecil hingga penyakit merenggut nyawanya. Di sini juga terdapat koleksi-koleksi peninggalan MH Thamrin di antaranya radio yang digunakannya untuk mendengarkan siaran dari dalam maupun luar negeri, bale-bale tempat pembaringan terakhir jenazah, lemari pakaian peninggalannya, kursi, piring hias, blangkon, kepustakaan meliputi buku-buku naskah tentang MH Thamrin dan pidata-pidatonya di Volksraad. Liburan murah meriah, ajak keluarga anda ke Museum Husni Thamrin dan kenalkan pahlawan nasional Betawi kita. (Agnes)



11 Agustus 2011 - 16:33:55 WIB

Dibaca : 1639

SHARE