Register Login

Pondok Laguna Restoran

Kuliner seafood memang nggak ada matinya di Jakarta. Meski Jakarta tidak sepenuhnya berada di kawasan pesisir yang kaya akan keanekaragaman binatang lautnya, tapi restoran atau tempat makan seafood kian bertebaran. Banyak yang menggunakan konsep di pinggir laut, ada yang dengan restoran mewah dan rumah makan seperti di Muara Angke. Untuk restoran yang satu ini, menjadi salah satu referensi restoran seafood okedi Jakarta. Restoran yang menggunakan konsep udara terbuka ini terbagi menjadi dua bagian, bangku-bangku layaknya di meja makan dan satunya lagi bergaya gazebo.

Di pinggiran pojok restoran, terdapat air mancur. Ketika menginjakkan kaki memasuki restoran, gemericik air sudah terdengar. Serta suasana hiruk pikuk pengunjung yang sibuk terlihat dari depan. Kala itu adalah jam makan siang, sontak para pengunjung membludak, memenuhi semua bangku dalam restoran. Kami mengambil tempat di gazebo. Restoran yang berlogo ikan ini, mempunyai beragam menu, andalannya tentu saja adalah seafood. Karena semua serba seafood, otomatis menunya berkisar mengenai makanan laut. Mulai dari berbagai ikan, cumi-cumi, dan menu pendukung seperti toge goreng, kangkung, sambal, dan sebagainya.

Nah, satu hal yang menarik dari beragam menu seafood adalah tahu kipasnya. Setiap restoran seafood mana pun pastinya akan ada menu ini. Tahu kipas itu hampir mirip seperti gorengan tahu. Tahu ini berbentuk kotak dan diisi oleh sayuran dan toge. Tapi, letak kegaringan tahu kipas versi Laguna yaitu pada pengolahannya. Ketika tahu kipas sudah siap untuk digoreng, ia digoreng sedikit lama sampai warnanya kecoklatan. Tentunya, ia dibuat garing sekali. Dan rasanya, "hmmm, maknyosss tenan." Alias enak banget. Garing seperti kerupuk. Lebih enaknya lagi, ia dicocol dengan sambal cabai rawit yang diulek halus sehingga tidak kelihatan bentuk cabainya.

Seporsi tahu kipas disajikan sebanyak empat buah. Tapi, saya bisa jamin, bagi anda pecinta seafood maupun yang baru pertama mencoba tahu kipas Laguna, akan ketagihan deh. Satu porsi saja tak cukup. Untuk menikmatinya dan memakannya sampai lahap, anda membutuhkan dua sampai tiga porsi. Kalau dihitung, sekitar 12 tahu kipas. Yups, itu karena lezat yang tak tertandingi. Untuk ulasan menu seafood Pondok Laguna, ada dua menu seafood yang patut anda dicoba. Ikan gurame goreng dan cumi-cumi. Ikan gurame goreng terdapat pada menu rekomendasi utama. Alhasil, kami pun mencobanya. Ketika pelayan datang membawakannya, jelas sekali butuh teknik khusus untuk membuat ikan gurame goreng agar terbentuk dengan indah. Jadinya, wow bentuknya seperti ikan sedang berenang.

Sekali lagi, Pondok Laguna lihai dalam menggoreng ikan guramenya sehingga garing. Ketika dimakan pun terasa krenyess.. krenyeess. Rasanya pun pas, tidak terlalu asin untuk menu ikan goreng. Nah, untuk cumi-cumi versi Laguna benar-benar jumbo. Cumi-cuminya tampak besar sekali dibandingkan dengan yang dijual di pasar. Ketika melihatnya saja sudah menggugah selera dan potongan pertama baru sampai di lidah, hmmm empuk sekali. Tekstur cumi-cuminya tidak elastis dan keras, tapi sangat lembut. Seperti kita makan tahu saja lho. Rasanya pun sedikit manis.

Sebagai pelengkap dari kedua menu di atas, kita wajib untuk memakannya bersamaan dengan sambal. Karena rasa sambal Laguna lumayan pedas. Jika tak pakai sambal yah seperti kata pendangdut Indonesia, "Bagai sayut tanpa garam." Rasanya akan kurang asyik dan di lidah hanya ada satu rasa yaitu manis. Seafood paling enak kalau dimakan dengan rasa yang pedas sekali dan sampai membuat kita berkeringat. Siapa saja yang memakan seafood akan langsung lahap makannya. Penasaran? Cek dan makan selahapnya di Pondok Laguna Restoran sekitar daerah Pecenongan, Jakarta Pusat. (Agnes)



01 Desember 2011 - 09:58:05 WIB

Dibaca : 2402

BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Pondok Ayam Kabita Pondok Ayam Kabita
Selasa, 10 Januari 2012
Sate Buntel Solo Sate Buntel Solo
Selasa, 10 Januari 2012
Seafood MIPA UI Seafood MIPA UI
Kamis, 12 Januari 2012
Bebek Kaleyo Bebek Kaleyo
Jumat, 06 Januari 2012

SHARE