Register Login
  1. Kuliner Khas Tempoe Doeloe Meriahkan Jakarta Food And Fashion 2013

    Kuliner Khas Tempoe Doeloe Meriahkan Jakarta Food And Fashion 2013 Kuliner Khas Tempoe Doeloe Meriahkan Jakarta Food And Fashion 2013
  2. Kuliner Khas Tempoe Doeloe Meriahkan Jakarta Food And Fashion 2013

    Kuliner Khas Tempoe Doeloe Meriahkan Jakarta Food And Fashion 2013 Kuliner Khas Tempoe Doeloe Meriahkan Jakarta Food And Fashion 2013
  3. Kuliner Khas Tempoe Doeloe Meriahkan Jakarta Food And Fashion 2013

    Kuliner Khas Tempoe Doeloe Meriahkan Jakarta Food And Fashion 2013 Kuliner Khas Tempoe Doeloe Meriahkan Jakarta Food And Fashion 2013

Kuliner Khas Tempoe Doeloe Meriahkan Jakarta Food And Fashion 2013

Tidak terasa Jakarta Food Festival 2013 saat ini udah genap berusia satu dekade atau 10 tahun. Hal ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi penyelenggara yang kerap kali menghadirkan kemeriahan. Di festival kali ini merupakan gelaran paling menarik dengan beragam event kuliner.Jakarta Fashion and Food Festifal (JFFF) bertujuan untuk membantu perekonomian dengan menggerakkan semangat kewirausahaan yang bergerak di bidang industri kuliner dengan kemasan Kampoeng tempoe Doeloe (KTD).

Kampoeng Tempo Doeloe, menjadi moment terangkatnya kembali makanan khas Indonesia yang kental dengan perpaduan budaya dari berbagai daerah. Hadirnya KTD kali ini mengusung konsep yang unik dengan mengusung konsep bernuansa budaya “peranakan”. Hal ini tidak lepas dari budaya Indonesia yang merupakan salah satu negara yang memiliki ragam kuliner dari berbagai provinsi yang sudah pasti memiliki cita rasa dan jenis makanan yang beragam pula. Sedikit banyak kuliner khas Indonesia dipengaruhi oleh cita rasa peranakan yang merupakan percampuran cita rasa Tionghoa dan Melayu.

Untuk menambah kesan jadul yang lebih menarik, lokasi KTD dihiasi kemeriahan ornament bernuansa Pecinan. Budaya peranakan pada KTD terinspirasi dari beberapa bangunan unik peninggalan zaman Kolonial di kawasan Kota Tua sepertai Candra Naya di Jalan Gajah Mada yang ditetapkan sebagai salah satu bangunan cagar budaya yang menjadi saksi sejarah masyarakat Tionghoa di Jakarta. Dan uniknya lagi transaksi di sejumlah warung dan kedai makanan yang di set serupa juga tidak menggunakan mata uang rupiah. Pihak penyelenggara menyediakan tempat penukaran uang dengan mata uang yang di desain secara khusus berupa uang kertas kuno untuk bertransaksi di sejumlah tempat makanan.

Event yang hadir rutin tahunan ini selain menghadirkan makanan peranakan KTD juga mengedepankan cirri tradisional. KTD sedikitnya melibatkan 80 pedagang kuliner dari berbagai daerah. Berlangsung dari tanggal 9 hingga 12 Mei 2013 mendatang. Kawasan ini sangat cocok menjadi tujuan akhir pekan anda di sore hari terutama di saat jam buka KTD yang di mulai pada 16:00-22:00 Wib di kawasan la Piazza mall Kelapa Gading Jakarta. (Ardan/ gedoor.com)



13 Mei 2013 - 15:16:20 WIB
Foto : Ardan/ GeDoor.com
Dibaca : 1609

BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Soto Gebraak Cak Anton Soto Gebraak Cak Anton
Kamis, 01 Desember 2011
IL Sale IL Sale
Kamis, 17 November 2011
Angkringan Bilast Pancoran Angkringan Bilast Pancoran
Rabu, 04 Januari 2012
Sedapnya Kupat Tahu Sedapnya Kupat Tahu
Jumat, 20 Januari 2012

SHARE