Register Login

Rafting Citarik

Rafting Citarik Arung Jeram sungai Citarik berada di wilayah Sukabumi, tempat ini adalah kawasan yang memiliki daya tarik wisata air yang cukup menantang ini masuk pada grade IV, dengan panorama alam yang cukup eksotis. Beberapa tahun lalu bersama beberapa teman kantor berkunjung ke sana, memang biasanya tempat kerja kami memiliki agenda rutin per dua bulan untuk melakukan agenda jalan-jalan untuk sekedar penyegaran dari aktifitas yang padat dan sangat membuat stres.

Tujuan kami kali itu adalah Citarik di daerah Sukabumi, dengan dua mobil kami menuju ke sana dengan harapan mendapat tantangan dan pengalaman baru ataupun mendapatkan tantanganlain bagi kawan-kawan yang sudah seringkali melakukan olahraga Rafting ini. Di dalam paket yang kami pesan tertera satu hari menginap dan pada esoknya baru dapat melaksanakan kegiatan Rafting. Memang pengelola menyediakan paket-paket khusus dengan fasilitas dan harga yang berbeda, waktu itu kami memilih paket yang paling pertama dan mencari yang termurah maklum kocek juga yang tidak terlalu banyak.

Paket yang pertama adalah menginap di saung lengkap dengan kasur tidur yang cukup nyaman dengan tiga kali makan, antara lain makan malam, makan pagi dan makan terakhir sesudah melakukan kegiatan. Perjalanan yang cukup panjang menyebabkan kami tiba pada malam hari dan langsung melakukan pendaftaran ulang untuk dapat dilayani selanjutnya. Ternyata kawasan ini memiliki dua tempat yakni kawasan Rafting dan tempat menginap bagi para peserta yang sampai pada malam hari yang akan melakukan kegiatan Refting pada keesokan harinya. Oh ya sekedar info bahwa makanan yang disajikan ala daerah Jawa Barat yang khas lalapan dan sambal, plus ada sajian kopi dan teh manis beserta cemilannya pada pagi dan malam hari.

Pada keesokan harinya kegiatan Rafting pun dilaksanakan yang dikelompokkan menjadi beberapa regu untuk tiap perahu, namun sebelum melakukan kegiatan peserta akan diberikan penjelasan mengenai kegiatan yang akan berlangsung tentang apa saja yang mesti dilakukan dan apa yang tidak mesti dilakukan dalam Rafting. Melakukan pemanasan ringan dianjurkan untuk memulai kegiatan ini, dan peserta pun diharuskan menggunakan peralatan yang disediakan sebelum menaiki perahu karet, antara lain, pelampung badan, helm, dayung dan melepaskan alas kaki. Biasanya tiap perahu berisi tujuh orang beserta pemandu yang secara ukuran badan tidak besar dan berat bobotnya. Namun karena di tim kami ada yang bobotnya cukup berat maka untuk menghindari ketimpangan beban perahu maka dianjurkan hanya enam orang beserta pemandu yang posisinya di belakang perahu.

Ada berbagai pilihan jarak tempuh rafting yang bisa pilih di kawasan Citarik antara lain: 5 km, 9 km, dan 12 km. Namun karena banyak diantara kami yang baru pertama kalinya melakukan Rafting ya dipilihlah jarak tempuh 5 km, namun pengalaman saya dengan jarak tersebut saja sudah memakan waktu lebih dari 30 menit dan cukup menguras tenaga karena arus yang kita dayung cukup deras dan lumayan tinggi rintangannya. Memang pada saat baru menaiki perahu dan akan memulai menit pertama terasa sangat mudah dan bertanya-tanya mana kah tantangannya, namun setelah jalan lebih dari 5 menit baru terasa tantangan yang yang sebenarnya dari Rafting.

Batu-batu mulai terlihat tinggi hingga terasa percikan air yang menghantam batu. Selang beberapa lama mulai telihat tebing batu dan pohon-pohon yang akarnya menjulang ke bawah yang sering menyangkut pada perahu kami, dan pada jalur ini kita bisa sedikit melepas ketegangan karena posisi air yang tenang setelah melewati jeram-jeram yang cukup besar di depan tadi, namun pemandu mengatakan awas di depan berada turunan air yang akan membuat perahu kita terbalik. Benar saja kata pemandu tersebut karena selang beberapa lama kami pun terhempas karena perahu yang setengah terbalik, beberapa dari anggota tim kami yang berada di sisi kanan terhempas ke air, lalu sebagai kami saling membantu mereka naik kembali ke perahu, kata beberapa kawan yang terhempas tadi "wow kenapa ga dari tadi jurang airnya". Ternyata bukan itu saja tantangan di jalur 5 km ini di depan ada juga tantangan lagi yang harus dihadapi sebelum sampai finish.

Di depan kami terdapat jeram yang deras dan terasa cukup mengerikan apa bisa melewatinya, namun pemandu berteriak agar pengikuti perintah dayung dan menyetop mendayung. Jeram-jeram tersebut akhirnya kami mulai lintasi sedikit demi sedikit karena jeram-jeram ini membuat perahu seakan-akan terguncang ke kanan dan ke kiri, lalu pemandu memberi aba-aba dayung kanan berarti anggota tim yang berada di sebelah kanan harus mendayung sekeras-kerasnya karena posisi perahu yang tersendat di sebelah kiri. Dengan susah payah akhirnya kami melewati fase tersebut dengan berhasil, tinggal fase terakhir yang menurut pemandu adalah yang paling berat tanpa menjelaskan apa yang menjadi rintangannya.

Namun setelah melewari beberapa saat kami pun belum menemukan rintangan tersebut, karena sudah terlihat tidak berapa jauh lagi perahu kami akan memasuki finish jalur 5 km, ternyata secara tidak sengaja pemandu merencanakan sesuatu hal untuk membuat anggota yang tadinya tidak jatuh ke air untuk di jatuhkan dengan cara saat memasuki garis finish mereka akan turun terlebih dahulu dan berusaha membalikkan perahu, dan lucunya lagi rencana itupun berhasil akhirnya saya dan ketiga kawan tercebur ke air, namun dengan perlengkapan yang aman kami pun mengapung di dalam air. Usut punya usut ternyata hal tersebut dilakukan oleh pemandu agar lebih terasa kompak karena semua di dalam anggota perahu pernah merasakan terhempas dari perahu, katanya biar ada yang bisa dikenang sehabis pulang nanti. Setelah berbasah-basah ria dari perahu kita sudah disambut oleh sajian sederhana berupa kelapa hijau dan tempe goreng sekedar mengganjal perut dan saya beri jempol untuk yang punya ide tersebut.

Dan untuk naik ke atas diperlukan mobil bak terbuka untuk kembali ke tempat kita memulai start tadi dan segera untuk berganti pakaian dan di jamu untuk makan siang. Nah uniknya lagi makan siang di sini disajikan secara prasmanan dan bebas untuk makan apa saja yang disukai. Pengalaman Rafting di Citarik Sukabumi adalah pengalaman yang menyenangkan dan berharga buat saya apalagi setelah kita melakukan kegiatan tersebut kita mendapatkan piagam berupa kertas sertifikat telah lulus dengan jalur yang tadi kita tempuh dan foto-foto yang bisa dicetak selagi tadi kita melakukan kegiatan rafting tanpa sepengetahuan kita. Jadi lengkap sekali paket yang ditawarkan dengan harga yang cukup pantas dengan apa yang akan kita dapat. (Roy)




28 September 2011 - 12:00:29 WIB
Foto : Roy
Dibaca : 2280

SHARE